KONTAK KAMI | SITE MAPS
Kima
0 0 0 13
Loading...

 

A.  Deskripsi Kima

Kima adalah salah satu kerang dengan bentuk dan ciri yang paling unik di antara semua jenis kerang. Ukuran cangkangnya sangat besar dan berat, sehingga disebut kerang raksasa (giant clams). Mantelnya yang memiliki sistem sirkulasi khusus, menjadi tempat tinggal bagi zooxanthellae, makhluk aneh separuh hewan dan separuh tumbuhan yang berbulu cambuk dari marga Symbidinium. Makhluk bersel tunggal ini, mampu menghasilkan makanannya sendiri, melalui proses fotosintesis dengan memanfaatkan karbondioksida, fosfat dan nitrat yang berasal dari sisa metabolisme kima.

Kima berasal dari kelas Bivalvia yang ditandai dengan adanya 2 cangkang yang saling berpasangan simetris. Cangkang Kima terbuat dari zat kapur  yang terdiri dari 3 jenis kristal; kalsit, aragonit, dan vaterit. Bagian dalam insang adalah otot-otot dan jaringan yang lunak, sehingga di jaga dengan cangkang yang keras. 2 otot kima yang terbesar berfungsi untuk membuka dan menutup cangkang. Kima meliliki lapisan pembungkus daging yang berwarna-warni dan jika terkena sinar matahari atau lampu akan terlihat menarik. 

Deskripsi Kima lebih detail .....

B.  Klasifikasi Kima

Saat ini tercatat 10 jenis kima yang tersebar di perairan tropis di Samudera India dan Pasifik. Marga Tridacna meliputi 8 jenis dan marga Hippopus hanya terdiri dari 2 jenis. Indonesia merupakan daerah pusat penyebaran kima di dunia. Sebanyak 7 spesies kima dapat ditemukan di perairan nusantara. Tiga jenis lainnya termasuk jenis kima endemik yang tidak umum dan tersebar di luar Indonesia, yaitu: Kima Laut Merah, Kima Mauritius dan Kima Tevoro dari Kepulauan Fiji dan Tonga (Niartiningsih, 2007).

Untuk mengengal lebih lanjut dapat menklik link ini "Mengenal Jenis-jenis Kima" dan dapat melakukan identifikasi kima dengan menggunakan PENGENALAN JENIS KIMA OLEH FAO atau menggunakan Kunci Identifikasi online dari selifebase

B. Status Perlindungan Kima

Kima (giant clams) merupakan salah satu hewan laut yang dilindungi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 (Lampiran) tentang Pengawetan dan Jenis Tumbuhan dan Satwa memasukkan ke tujuh jenis kima yang hidup di Indonesia menjadi hewan yang dilindungi. Penetapan tersebut berdasarkan kenyataan bahwa populasi kima di alam sudah sangat menurun terutama disebabkan pemanfaatan manusia (Ambariyanto, 2007). Kima memberikan peran penting bagi ekologi terumbu karang seperti sebagai tempat memijah untuk berbagai organisme karang lainnya, kima dijadikan makanan dan diperdagangan untuk aquarium. Saat ini kima telah mengalami over eksploitasi (Gomez at al., 2006 dalam Neo, 2009). Walaupun tujuh jenis kima di Indonesia diperkirakan masih ada, beberapa lokasi diduga telah mengalami penurunan jumlah populasi dan kehilangan jenis kima akibat eksploitasi.  Dapat juga  dilihat pada tabel Link ini

C. Peta Sebaran Kima

1. Nias Utara (Pendataan 2015)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar. Peta Monitoring Habitat Kima, Lola dan Teripang Kawasan KKLD Kab. Nias Utara (Pendataan 2015, BPSPL Padang)

2. Tapanuli Tengah (Pendataan 2016)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar. Peta Monitoring Habitat Kima, Lola dan Teripang Kawasan KKLD Kab. Tapanuli Tengah (Pendataan 2016, BPSPL Padang)

3. Mentawai (2016)

Gambar. Peta Titik pengamatan Habitat Kima Kawasan KKLD Kab. Mentawai (Pendataan 2016, BPSPL Padang)

D. Aktivitas Konservasi Kima

1.  LPSTK Tunang Jati dan POKMAS Kuda Laut, Kab. Kepulauan Mentawai

  1. Pembuatan Taman Kima Mentawai, 2016 (Newsletter)
  2. Monitoring Februari 2017
  3. Monitoring 26 Oktober 2017

2.  Taman Kima Bintan

 

E.  Isu Isu Aktual Kima

 

 

F.  Referensi
POPULER
Top