KONTAK KAMI | SITE MAPS

Mata Pencaharian Alternatif (MPA) Nelayan Terubuk Labuhanbatu

Terubuk - 06 February 2017 16:50 PM Telah Dibaca 419 kali

0 0 0 13
Loading...

Jaring ikan atau jala adalah alat yang digunakan untuk menangkap Ikan. Jaring ikan yang jerat biasanya dibentuk oleh benang jahitan yang relatif tipis mengikat. Jaring modern biasanya terbuat dari poliamida buatan seperti nilon, meskipun jaring poliamida organik seperti sutra atau wol atau benang sutra umum sampai baru-baru ini masih digunakan. Pada Tahun 2016 KEPMEN KP No 43 tahun 2016 telah ditetapkan, yakni perlindungan terbatas tentang ikan terubuk (Tenualosa Ilisha) di labuhanbatu, Sumatera Utara. Oleh Karena itu Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui BPSPL Padang melakukan bantuan Alternatif kepada nelayan terubuk di labuhanbatu. Bantuan ini disesuaikan oleh permintaan nelayan ikan terubuk labuhanbatu, yaitu jaring gulama dikarenakan ikan gulama melimpah sepanjang tahun. Diharapkan dengan pemberian bnatuan jaring gulama tersebut nelayan ikan terubuk di labuhanbatu tidak lagi menangkap ikan terubuk dari Bulan Januari s.d April di tanggal-tanggal yang sudah ditentukan (Lampiran KEPMEN KP No. 43/2016). Pemberian Bantuan jaring gulama diawali oleh identifikasi dan verifikasi oleh BPSPL Padang. Adapun kelompok yang menerima bantuan jaring gulama adalah :

 

  1. Kelompok Fajar Menyinsing diketuai oleh Ali Guntur Nasution Sebanyak 40 Cibar
  2. Kelompok Barumun Jaya diketuai oleh Syafriliadi Sebanyak 40 Cibar
  3. Kelompok Camar Laut diketuai oleh Syaiful Azhar Sebanyak 40 Cibar
  4. Kelompok Nelayan Abadi diketuai oleh Zuri Sebanyak 50 Cibar
  5. Kelompok Udang Galah diketuai oleh Junaidi Sebanyak 50 Cibar
  6. Kelompok Tunas Harapan diketuai oleh Husni Thamrin Sebanyak 50 Cibar

Dengan diberikannya bantuan jaring Gulama kepada nelayan terubuk labuhanbatu, BPSPL Padang menghimbau dan mengharapkan agar nelayan terubuk memperhatikan tanggal-tanggal pelarangan penangkapan ikan terubuk.

 

TERKAIT
POPULER
Top