KONTAK KAMI | SITE MAPS

PELAYANAN REKOMENDASI LALU LINTAS JENIS IKAN DI WILAYAH KERJA BPSPL PADANG TAHUN 2016

Rekomendasi - 02 February 2017 11:39 AM Telah Dibaca 433 kali

0 0 0 13
Loading...

PELAYANAN REKOMENDASI CITES                                                                                                 

 

Hiu merupakan salah satu hasil tangkapan yang banyak diminati di dalam maupun luar negeri. Bentuk produk hiu dapat berupa hiu hidup, sirip, maupun dalam bentuk minyak. Pemanfaatan ikan hiu di Indonesia telah di atur melalui larangan beberapa jenis hiu dari Indonesia ke luar negeri, hal ini dipicu adanya permintaan yang tinggi terhadap jenis hiu tersebut. Jenis ikan hiu yang dilarang ekspor ke luar Indonesia berlaku untuk jenis Hiu Koboi (Charcharinus longimanus), Hiu kepala martil berlekuk (Sphyrna leuwini), Hiu kepala martil halus (Sphyrna zygaena), dan Hiu kepala martil besar (Sphyrna mokarran). Aturan pelarangan tersebut tertuang pada Permen KP No. 34 Tahun 2015.

BPSPL Padang yang merupakan unit pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan tupoksi melaksanakan pengawasan dan perlindungan terhadap jenis yang dilarang pemanfaatannya, dan dilindungi perlu melakukan pengawasan terhadap terlaksananya aturan Permen KP tersebut pada pelaku dan pemanfaat ikan hiu untuk ekpsor ke luar negeri di wilayah kerjanya sesuai dengan SOP No.20/KP3K.2.III/2015 dan SOP No. 21/KP3K.2.III/2015.

BPSPL Padang telah mengeluarkan rekomendasi sebanyak 17 rekomendasi di tahun 2016. Bentuk produk hiu yang direkomendasikan berupa Hiu Hidup sebanyak 69 ekor, Sirip Hiu Kering seberat 4946.2 Kg, dan Minyak Hiu seberat 8.100 Kg. Jumlah ini merupakan akumulasi dari 6 Perusahaan/Perorangan yang terekam dan melakukan permintaan rekomendasi.

Berdasarkan hasil rekomendasi oleh BPSPL Padang, tidak terdapat jenis ikan yang dilindungi atau Appendiks I ataupun Appendiks II CITES. Bentuk hiu hidup dan sirip kering di kirim ke luar negeri yaitu Singapore untuk di jadikan ikan hias di akuarium dan bahan makanan. Berbeda halnya dengan minyak hiu, produk ini dikirim ke Jepang dan Surbaya untuk dijadikan bahan kosmetik dan kecantikan. Distribusi asal dan tujuan produk hiu di gambarkan dalam Peta Jalur Perdagangan Hiu.

TERKAIT
POPULER
Top