KONTAK KAMI | SITE MAPS
PENCEMARAN MINYAK DAN BATUBARA
0 0 0 13
Loading...

 

A.  PENGERTIAN PENCEMARAN MINYAK/BATUBARA

Pencemaran limbah minyak atau batubara merupakan buangan yang berasal dari hasil eksplorasi produksi minyak, pemeliharaan fasilitas produksi, fasilitas penyimpanan, pemrosesan, dan tangki penyimpanan minyak pada kapal laut. Komponen minyak yang tidak dapat larut di dalam air akan mengapung yang menyebabkan air laut berwarna hitam. Beberapa komponen minyak tenggelam dan terakumulasi di dalam sedimen sebagai deposit hitam pada pasir dan batuan-batuan di pantai. Komponen hidrokarbon yang bersifat toksik berpengaruh pada reproduksi, perkembangan, pertumbuhan, dan perilaku biota laut, terutama pada plankton, bahkan dapat mematikan ikan, dengan sendirinya dapat menurunkan produksi ikan. Proses emulsifikasi merupakan sumber mortalitas bagi organisme, terutama pada telur, larva, dan perkembangan embrio karena pada tahap ini sangat rentan pada lingkungan tercemar (Fakhrudin, 2004). Sumadhiharga (1995) dalam Misran (2002) memaparkan bahwa dampak-dampak yang disebabkan oleh pencemaran minyak di laut adalah akibat jangka pendek dan akibat jangka panjang.

Pencemaran minyak laut memiliki dampak dapat merusak membran sel biota laut, mengakibatkan keluarnya cairan sel dan berpenetrasinya bahan tersebut ke dalam sel. Berbagai jenis udang dan ikan akan beraroma dan berbau minyak, sehingga menurun mutunya. Secara langsung minyak menyebabkan kematian pada ikan karena kekurangan oksigen, keracunan karbon dioksida, dan keracunan langsung oleh bahan berbahaya.

Lapisan minyak yang tergenang tersebut juga akan mempengarungi pertumbuhan rumput laut , lamun dan tumbuhan laut lainnya jika menempel pada permukaan daunnya, karena dapat mengganggu proses metabolisme pada tumbuhan tersebut seperti respirasi, selain itu juga akan menghambat terjadinya proses fotosintesis karena lapisan minyak di permukaan laut akan menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam zona euphotik, sehingga rantai makanan yang berawal pada phytoplankton akan terputus Jika lapisan minyak tersebut tenggelam dan menutupi substrat, selain akan mematikan organisme benthos juga akan terjadi perbusukan akar pada tumbuhan laut yang ada.

 

B.  REGULASI

Pencemaran Lingkungan oleh Minyak dan Batubara dapat mengganggu kestabilan biota dan ekosistemnya. Beberapa peraturan terkait pengelolaan dan penanggulangan Pencemaran Lingkungan, sebagai berikut:

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

 

 

C.  AKTIVITAS PENANGGULANGAN

Pencemaran Minyak dan Batubara merupakan limbah yang membahayakan kehidupan ekosistem perairan dan pantai.  Beberapa kasus dan kejadian yang terjadi di wilayah kerja BPSPL Padang sebagai berikut :

  1. Pencemaran Cluch Oil di Perairan Bintan dan Batam ...
  2. Kejadian Tongkang Batubara PT. MIfa di Aceh Besar, 31/05/2017 ...
  3. Kejadian Tabrakan Kapal Tanker dengan Kapal Perang Amerika ...
  4. Kronologi Kejadian Kapal Tongkang Batubara Kandas Dan Terbelah Di Pantai Lampu’uk, Kec. Lhoknga, Aceh Besar, Aceh
  5. Respon Tindaklanjut Penanganan Kejadian Kapal Tongkang Batubara Kandas Dan Terbelah Di Pantai Lampu’uk, Kec. Lhoknga, Aceh Besar, Aceh
  6. Rapat Tindaklanjut Penanganan dan Survei Selam Tutupan Batubara pada Perairan Lampu’uk atas Kejadian Kapal Tongkang Batubara Kandas Dan Terbelah Di Pantai Lampu’uk, Kec. Lhoknga, Aceh Besar, Aceh

 

 

D.  PEMBERITAAN
  1. Batubara Tumpah di Naganraya
  2. Warga Naganraya Keluhkan Air Laut Tercemar Batubara PT Mifa
  3. BREAKING NEWS - Tongkang Pengangkut Batubara Patah Dua dan Terdampar di Lampuuk – 30 Juli 2018
  4. Dihantam Badai, Kapal Tongkang Batu Bara Terbelah Dua di Pantai Aceh – 4 Agustus 2018
  5. Tumpahan Batubara di Pantai Lampuuk: Pemerintah Didesak Usut Tuntas, Perusahaan Harus Tanggung Jawab – 7 Agustus 2018

 

E.  LITERATUR
  1. Model Sebaran Tumpahan Minyak Di Alur Pelayaran Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
  2. ASSESSING THE SOCIOECONOMIC IMPACTS ARISING FROM OIL POLLUTIONS IN THE NIGER DELTA REGION OF NIGERIA: INCLUDING PROPOSALS FOR SOLUTION
  3. INDEKS KERENTANAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG TERHADAP TUMPAHAN MINYAK: KASUS PULAU PRAMUKA DAN PULAU BELANDA DI KEPULAUAN SERIBU
  4. GIS based risk assessment of oil spill in the coastal areas of Akwa Ibom State, Nigeria

  5.  
POPULER
Top