KONTAK KAMI | SITE MAPS

Pesut

Lumba-lumba - 08 February 2017 13:57 PM Telah Dibaca 547 kali

0 0 0 13
Loading...

 

A.  Deskripsi

Lumba-lumba adalah jenis mamalia yang hidup berkelompok di perairan laut dan sungai. Untuk jenis yang hidup di perairan sungai biasa disebut pesut. Keberadaan pesut dapat menjadi indikator akan baiknya kualitas lingkungan perairan karena pesut tidak dapat hidup pada perairan yang terpolusi. Keberadaan pesut saat ini dapat dimanfaatkan sebagai daya tarik ekowisata yang selanjutnya diharapkan dapat berperan dalam upaya konservasi pesut dan habitatnya.

B.  Klasifikasi dan Morfologi

Dari nama latinnya, Orcaella brevirostris dapat diartikan sebagai sejenis paus orca kecil yang tidak memiliki moncong. Pesut ini mempunyai panjang yang bisa mencapai 2,5 meter dengan berat mencapai 130 kg. Bentuk badan Pesut hampir mendekati oval dengan sirip punggung mengecil dan agak ke belakang. Hewan ini mempunyai kepala berbentuk bulat dengan mata yang berukuran kecil. Dahi tinggi membundar, ada lubang pernafasan, dan tidak ada paruh. Sirip punggung berukuran kecil terletak di belakang pertengahan punggung. Sirip renangnya relatif pendek dan lebar.

Ada dua spesies dalam genus Orcaella, yaitu Orcaella brevirostris dan Orcaella heinsohni. Perbedaannya, O. brevirostris berwarna abu-abu atau kelabu sampai biru tua pada bagian tubuh atas dan samping serta putih pada bagian perut bawahnya sedangkan O. heinsohni berwarna kecoklatan pada bagian tubuh atas dan samping serta putih pada bagian perut bawahnya. O. brevirostris tersebar di wilayah Asia tenggara sedangkan O. heinsohni tersebar di wilayah Australia dan Papua New Guinean.

  • Kingdom : Animalia
  • Phylum : Chordata
  • Class : Mammalia
  • Order : Cetacea
  • Suborder : Odontoceti
  • Family : Delphinidae
  • Genus : Orcaella
  • Species : Orcaella brevirostris (Owen in Gray, 1866)
B.  Status perlindungan dan ancaman

Pesut masuk dalam daftar Redlist IUCN dengan status vulberable untuk O. brevirostris dan Near Threatened untuk O. heinsohni. Sedangkan status perlindungan tingkat nasional, O. brevirostris masuk dalam daftar satwa dilindungi oleh Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999.

Ancaman yang dihadapi populasi pesut di antaranya:

Untuk itu, selain rehabilitasi habitat juga diperlukan pembekalan teknis penanganan pesut yang terjaring dan terdampar kepada kelompok masyarakat di sekitar habitat pesut.

 

C.  Sebaran populasi dan habitat

Ada beberapa wilayah sebaran populasi Pesut (O. brevirostris) yang telah diketahui, yaitu di Sungai Mahakam (Kalimantan), Sungai Mekong (Laos, Kamboja, Vietnam), Sungai Ayeyarwadi (Myanmar), Danau Songkhla (Thailand), dan Danau Chilka (India). Baru-baru ini diketahui terdapat populasi Pesut di Pantai Solop, Pulau Cawan, Kab. Indragiri Hilir.

D.  Penggiat Konservasi

Terdapat pegiat konservasi berupa LSM untuk populasi Pesut di Sungai Mahakam, yaitu Yayasan Konservasi RASI (Rare Aquatic Species of Indonesia). Sedangkan untuk populasi pesut di Pantai Solop belum ada. Saat ini Pemda Kab. Indragiri Hilir melalui Dinas Pariwisata berniat mengembangkan ekowisata di Pantai Solop dengan daya tarik populasi pesut. Untuk itu perlu segera dilakukan kajian mengenai populasi dan habitat Pesut di Pantai Solop agar pengembangan ekowisata tersebut dapat mendukung upaya konservasi Pesut.

TERKAIT
POPULER
Top