KONTAK KAMI | SITE MAPS
Sidat
0 0 0 13
Loading...

 

A. Deskripsi dan Morfologi 

Ikan sidat temasuk ke dalam famili Anguillidae dan dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan banyak nama daerah. Beberapa nama daerah tersebut antara lain ikan uling, masapi, moa, lumbon, larak, lubang, gateng, denong, mengaling, lara, luncah, sigili dan ikan pelus (Jawa). Dalam bahasa Inggris disebut Giant mottled Eel.

Pergerakan ikan sidat sangat tergantung pada liak-liuk tubuhnya yang panjang dan licin. Tubuh ikan sidat diselubungi lendir dan mempunyai sisik-sisik kecil berbentuk panjang, dan tersusun tegak lurus pada poros panjangnya. Susunan sisik ini biasanya membentuk gambar mozaik seperti anyaman bilik. Sirip pada bagian dubur menyatu dan berjari-jari lemah. Sirip dada yang terdiri dari 14 – 18 jari-jari sirip. Warna punggung kecoklatan kehitaman dan warna bagian perut kuning hingga perak.

Sidat memiliki pola hidup katadromus yakni mengawali hidup di laut dalam, bertumbuh di perairan tawar, dan setelah matang kelamin akan kembali beruaya ke laut untuk memijah. Sehingga dipastikan habitat dari sidat ini mencakup perairan tawar (sungai maupun danau) yang terhubung dengan perairan laut.

Deksripsi lengkap ....

 

B.  Klasifikasi

Salah satu cara yang umum digunakan dalam mengidentifikasi spesies ikan sidat adalah identifikasi berdasarkan karakter kunci Anal Dorsal Vertebrata (ADV), yaitu dengan menghitung jumlah ruas tulang punggung anodorsal (anodorsal vertebratae) seperti yang diuraikan oleh Tabeta dkk.(1976), Tzeng dan Tabeta (1983) dan panjang anodorsal (Usui, 1991 dalam Mododahi, 2002). Pemisahan tersebut dilakukan berdasarkan jumlah ruas tulang punggung anodorsal seperti dapat dilihat pada Tabel berikut:

Keterangan gambar : 

Ukuran Panjang Tubuh dan Bagian Tubuh (a-b panjang predorsal, a-c panjang preanal, a-d panjang total, b-c panjang anodorsal).

A=Ruas Tulang Anodorsal positif,

B=Ruas Tulang Anodorsal nol,

C=Ruas Tulang Anodorsal negatif.

 

C. Status Perlindungan Sidat

Tingginya eksport benih sidat mendorong pemerintah menerbitkan Permen 19 tahun 2012, adanya pelarangan pengeluaran benih sidat ukuran <=150 gram/ekor dari wilayah NKRI.  Saat ini masih belum ada data per spesies dari sidat itu sendiri, untuk memenuhinya dapat dilakukan pendataan / log book berapa jumlah yang ditangkap oleh nelayan dan diidentifikasi jenis oleh pihak akademisi/dinas KP terkait.

 

D. Peta Habitat/Sebaran Populasi Ikan Sidat

1. Propinsi Aceh

  1. Pulo Aceh, Kab. Aceh Besar
  1. Matrik Sebaran di Pantai Barat dan Timur Aceh

2. Propinsi Sumut

 

3. Propinsi Sumatera Barat

 

E. Pelaku Usaha / Penggiat Konservasi Sidat

 

 

 

F.  Berita Sidat
  1. Ikan Sidat asal Banyuwangi Diekspor ke Arab Saudi dan Korea Selatan
  2. Pelatihan Budidaya Ikan Sidat
  3. Geliat Budidaya Sidat di Bali
  4. PemkabAceh Barat Daya Gelar Workshop Kaji Potensi Pengembangan Budidaya Ikan Sidat, 17/11/2017.
  5. Pemko Padang mulai pembibitan Ikan Sidat
  6. Pembudidayaan Ikan Sidat Jadi Sumber Ekonomi Baru di Kota Padang
  7. Ikan Sidat Dibudidayakan di Kota Padang
  8. Pemkot Padang Lirik Potensi Budidaya Ikan Sidat Jadi Sumber Ekonomi Baru
  9. Padang Akan Kembangkan Budidaya Ikan Sidat
  10.  

 

G.  Referensi
  1. Rencana Aksi Nasional Konservasi Sidat (RAN SIDAT)
  2. Pemetaan Habitat Ruaya Benih Ikan Sidat (Anguilla bicolor) dan Potensinya di Pantai Selatan Jawa (reff)
  3. Pemetaan Potensi Ikan Sidat (Anguilla bicolor bicolor) pada Perairan Sungai di Kabupaten Purworejo (reff)
  4. Distribusi Spasial dan Temporal Ikan Sidat (Anguilla sp.) yang bermigrasi kehulu di Sungai Tinombo Kabupaten Parigi Moutong (reff)
  5. Pemetaan Habitat Ruaya Benih Ikan Sidat (Anguilla bicolor) dan Potensinya di Pantai
    Selatan Jawa (reff)
  6. Status Implementari RAN Konservasi Sidat
  7.  

 

POPULER
Top